Apakah
rekan CekAja sudah siapkan resolusi finansial di 2018? Rencana beli
rumah, beli mobil, atau menambah pundi-pundi investasi. Semua keinginan
bisa dimasukkan.
Jika memiliki cita-cita kehidupan yang lebih baik
di tahun depan, berikut ini sejumlah resolusi finansialyang bisa
membantu untuk mewujudkan cita-cita tersebut.
Nabung atau menambah bujet menabung
Banyak
orang tidak menabung bukan karena tidak bisa melainkan tidak berusaha.
Untuk itu cobalah lebih serius menyisihkan uang untuk menabung di tahun
depan. Jika selama ini sudah menabung, cobalah naikkan bujet untuk
menabung lebih besar lagi di tahun 2018.
Sebenarnya, tidak sulit
untuk meningkatkan jumlah tabungan. Caranya, cobalah untuk langsung
menabung setelah memperoleh uang atau gaji bulanan sebelum uang tersebut
habis dibelanjakan untuk keperlua-keperluan rekan CekAJa.
Akan
lebih baik lagi jika menggunakan fasilitas debet otomatis dari rekening.
Jika ingin lebih serius lagi, coba buat target spesifik jumlah tabungan
yang ingin dicapai pada tahun 2018 dan berapa jumlah minimal uang per
bulan yang harus disisihkan.
Coba pikirkan, menabung itu
bermanfaat dan manfaatnya 100% untuk kita sendiri. Uang hasil menabung
dapat digunakan untuk mewujudkan rencana dan mimpi kita seperti biaya
pernikahan, uang muka Kredit Pemilikan Rumah (KPR) hingga membeli kendaraan. Asyik, kan?
Punya rumah atau tambah rumah di tahun 2018
Kenapa
tidak membuat resolusi yang jauh lebih menantang seperti membeli rumah
di tahun 2018. Bahkan jika sudah memilikinya, kita bisa menambahnya
untuk investasi.
Jika dilakukan secara serius dan didukung dengan
strategi yang tepat, membeli rumah bukanlah perkara yang mustahil.
Apalagi jika sekarang ini banyak fasilitas kredit rumah atau KPR yang
mudah diajukan.
Sehingga, cukup dengan menyiapkan uang muka, kita
sudah bisa menempati rumah idaman kita. Agar uang muka terkumpul kita
harus pandai-pandai dalam berhemat. Berikut ini sejumlah pos pengeluaran
yang bisa dihemat agar rencana mengumpulkan uang muka rumah
terealisasi. (Baca: Cara Mudah Siapkan Uang Muka Kredit Rumah)
Mau nikah, buat resepsi sederhana saja
Rekan
CekAja berencana melangsungkan pernikahan tahun depan? Kalau begitu,
cobalah untuk menetapkan prioritas. Jika prioritas utama adalah tempat
tinggal, maka kita harus berkorban dengan membuat pernikahan jadi lebih
sederhana sehingga dapat menghemat pengeluaran. (Baca: Tips Kumpulkan Biaya Nikah Buat Pekerja Kantoran)
Katakanlah
saat ini bujet pernikahan dipatok Rp100 juta. Karena berencana untuk
membeli rumah, cobalah pangkas anggaran hingga setengahnya. Atur ulang
segala sesuatunya baik itu jumlah undangan, catering dan
pengeluaran-pengeluaran lainnya.
Mau liburan? Kenapa tidak disatukan dengan bulan madu saja
Sudah
kebelet liburan tapi tahun depan punya rencana beli rumah dan menikah?
Tenang, tidak perlu jadi kurang piknik demi terealisasinya semua rencana
tersebut
Liburan bisa tetap dilakukan, namun alangkah bijaknya
jika ditunda hingga setelah menikah. Jadi, sekalian liburan dan bulan
madu.
Tapi, kalau rekan CekAja tidak berniat menikah dan hanya
berencana membeli rumah, liburan bisa dilakukan. Tapi, lebih bijak jika
bujet untuk liburan lebih dipangkas lagi. Misalnya, jika semula
berencana berlibur ke tempat wisata Raja Ampat, alihkan saja ke Bali atau destinasi lain yang lebih murah.
Wujudkan liburan impianmu dengan beragam paket wisata murah dan tour terlengkap
bersama JP
Informasi
Selengkapnya Kunjungi Website Resmi Kami, Hanya disini..
Bergaul boleh tapi jangan keseringan nongkrong di tempat makan
Bergaul
itu perlu. Selain bisa menambah jaringan bisa juga menambah wawasan.
Tapi, bukan berarti untuk bergaul kita harus selalu keluar uang.
Jika
hanya ingin diskusi atau sekadar ngobrol, di rumah juga bisa. Oleh
karena itu, kurangi intensitas ngopi-ngopi di kafe atau tempat makan
sejenis.
Sudah menyiapkan masa pensiun
Banyak
orang kaget saat masa pensiun tiba. Tidak punya penghasilan pasif,
tidak punya persiapan dana pensiun dan parahnya lagi tanggungan hidup
masih banyak.
Rekan CekAja tidak ingin kan pensiun dalam kondisi
finansial yang sulit? Untuk itu, menyiapkan pensiun di tahun depan akan
jadi resolusi finansial yang sangat tepat.
Sehat
itu hemat, sakit itu mahal. Apalagi jika kita membutuhan pelayanan
kesehatan yang terbaik. Tentu biayanya sangat mahal. Untuk menghindari
sakit, cobalah memulai gaya hidup sehat di tahun depan.
Dengan
begitu rekan CekAja tengah berinvestasu untuk untuk masa depan yang baik
dan jauh dari risiko finansial yang ditimbulkan akibat sakit. Tubuh
yang sehat juga memungkinkan kita bekerja lebih baik dan menikmati
hal-hal mengasyikan dalam hidup.
Untuk memulai hidup sehat
hindarilah makan makanan siap saji dan berbahan pengawet. Selain itu,
rutin berolahraga dan beristirahat cukup.
Resolusi finansial yang
paling canggih sekalipun tidak ada artinya jika kita tidak sehat secara
fisik dan rohani. Karenanya, buatlah target-target hidup sehat untuk
memastikan kita tetap dalam jalur yang baik. Bila perlu, beri hadiah
pada diri sendiri jika berhasil mencapai resolusi hidup sehat.
Misalnya,
bila berhasil menurunkan berat badan ke level ideal, pada akhir tahun
belilah tiket perjalanan ke lokasi liburan yang menarik.
Hidup sederhana dan hemat
Kamu
mungkin kesulitan melakukannya. Mulailah berhemat dari hal sepele,
misalnya dengan membawa bekal ke kantor dan minum kopi di kantor. Tahan
godaan terhadap ajakan nongkrong di coffe shop mahal.
Kalaupun
tidak bisa menghilangkan kebiasaan itu, cobalah untuk mengurangi
intnsitasnya. Jika pada tahun ini kita bisa pergi ke mall, nonton
bioskop dan makan di restoran 10 kali dalam sebulan, maka kurangilah
hingga separuhnya.
Manfaat hidup sederhana dan hemat adalah kita bisa lebih mudah menabung serta akan lebih mensyukuri nikmat sekecil apapun.
Mari pilih passive income yang anda inginkan, dan berfokus untuk
menghasilkan passive income yang cukup untuk menggantikan active income
anda..
Marilah sejahtera bersama setelah bergabung bersama kami di BITCOIN..
Mau Tahu..cara cerdas finansial mendapatkan uang tambahan dari internet dengan cepat
dan mudahuntuk bayar utang dan kebututan harian..solusi
tepatnya ada disini
Kebanyakan orang berpikir bagaimana mengejar uang, ini pandangan umum
di masyarakat, sebab memang sejak kecil kita di ajari untuk mengejar
uang. Orang tua kita sering kali mengatakan : “ kamu harus punya uang
banyak agar hidupmu lebih baik “. Setelah menjadi dewasa kita sudah
terprogram untuk mendapatkan uang sebanyak-banyaknya, dan ternyata
semakin anda berupaya keras mengejar uang – bahkan harus bertengkar,
saling menjegal, mengelabui atau bermusuhan dengan orang lain – tidak
semakin banyak uang yang kita dapatkan, sebaliknya semakin capai,
stress, frustrasi dan uangnya tidak pernah bertambah secara signifikan.
Apakah anda pernah mempunyai pengalaman seperti ini ? Apa yang salah dengan upaya untuk mengejar uang ?
Kalau anda mengejar uang, sudah tentu fokus anda ada pada uang, dan
sesungguhnya tujuan hidup seseorang itu bukanlah uang. Uang itu hanyalah sarana untuk hidup, bukan tujuan itu sendiri. Uang adalah sarana untuk
menjadmin hidup yang nyaman, tetapi bukanlah kebahagiaan. Kalau anda
berfokus pada uang, anda tidak akan pernah benar-benar berkonsentrasi
pada pekerjaan anda; kalau anda tidak berkonsentrasi pada pekerjaan,
anda tidak akan mampu menghasilkan kualitas hasil pekerjaan yang baik;
dan bila kualitas pekerjaan anda bermutu rendah, sudah pasti harga nya
rendah. Kalau anda mengharapkan agar uang terus-menerus mengalir
kepada anda, janganlah berpikir untuk mengejar uang, sebaliknya
berpikirlah untuk memberikan peningkatan atau nilai tambah kepada orang
lain.
Pusat konveksi Topi Promosi berkwalitas bagus dan rapih - wa ; 0812 80069079
Ketika anda berpikir tentang nilai tambah, anda akan berfokus pada
kualitas pekerjaan anda atau output dari hasil karya anda. Untuk bisa
menghasilkan karya yang baik, berkualitas tinggi dan mampu memberikan
nilai tambah yang besar kepada orang lain, tentu ada persyaratan yang
harus di penuhi, yang pertama adalah terlebih dahulu anda harus memiliki
kualitas diri yang baik, maksudnya anda harus benar-benar menguasai
pegetahuan dan keterampilan dalam bidang pekerjaan anda. Anda sudah
selayaknya menjadi orang yang kompeten dalam pekerjaan anda – capailah
keunggulan. Untuk mencapai ini, di butuhkan pembelajaran
berkesinambungan. Sebelum ini, anda terlebih dahulu harus memilih
ingin menjadi apa, tentukan pilihan hidup anda sebagai tujuan atau
sasaran anda, baru selanjutkan kembangkan kualitas diri anda.
Kedua, fokuskan pikiran anda hanya pada nilai tambah yang ingin anda
berikan kepada orang lain. Bertanyalah pada diri sendiri : manfaat apa
yang bisa aku berikan kepada orang lain ? bayangkan orang-orang yang
menerima manfaat dari karya anda merasa sangat senang, gembira dan
terpesona. Bila anda semakin sering membayangkan hal ini, anda akan
termotivasi untuk menberikan manfaat setinggi-tingginya. Dan
ujung-ujungnya anda akan terbiasa untuk memberikan manfaat bagi orang
lain. Sebagaimana kita ketahui, bahwa orang akan selalu merasa senang
bila mendapatkan manfaat yang sebesar-besarnya, oleh karena itu bila
anda mampu memberikan manfaat yang sebesar-besarnya, maka akan banyak
orang membutuhkan hasil karya anda. dan ujung-ujungnya, uang akan
mengalir dengan sendirinya kepada anda. Ketiga, dalam setiap
mengejakan pekerjaan anda, curahkan pikiran dan hati anda kepada
pekerjaan itu. Kerjakan pekerjaan anda dengan suka cita dan penuh
semangat.
Setiap pekerjaan yang telah anda selesaikan, cobalah untuk
mengevaluasi kembali, dan pertanyakan apakah hasil karya ini sudah bisa
memberikan manfaat yang besar bagi orang lain ? ketika anda telah
menyelesaikan pekerjaan itu dan hati anda berbunga-bunga serta merasa
puas dengan pekerjaan itu, anda tidak perlu ragu, pasti karya itu sudah
sangat baik dalam memberikan manfaat bagi orang lain. Kalau anda merasa
puas dengan karya anda itu, sudah pasti orang lain akan merasa puas
juga. Bila diri anda sendiri masih merasa kurang puas dengan kerya
anda itu, perbaiki lagi sampai anda merasa puas hasilnya. Keempat,
kesabaran. Umumnya orang kurang sabar dengan hasil pekerjaannya. Mereka
lebih cenderung untuk cepat-cepat bisa menghasilkan uang dari
pekerjaannya itu. Dan sebetulnya inilah salah satu sifat jelak kita, dan
akhirnya akan mengalihkan perhatian kita. Anda akan masuk kembali pada
pemikiran bagaimana mengejar uang daripada uang mengejar anda. Dalam
setiap proses penciptaan, entah anda menciptakan produk, karya seni dan
lain sebagainya, sangat di butuhkan kesabaran. Kalau anda sendiri masih
belum merasa puas dengan hasil karya anda sendiri, dan anda memaksakan
untuk segera mendapatkan uang dari karya itu, maka sebetulnya anda
menggali lubang kegagalan anda sendiri.
Anda harus bisa merasakan terlebih dahulu kepuasan saat anda
menyelesaikan pekerjaan itu, anda merasa puas dengan hasil karya yang
anda buat itu. Karena perasaan puas inilah kunci bahwa hasil karya anda
itu sudah baik atau sudah layak untuk di edarkan. Kelima, ketulusan.
Keberhasilan anda untuk mendatangkan uang sangat di pengaruhi oleh
ketulusan hati anda, sebab ketulusan inilah magnet yang menarik uang
yang anda harapkan. Bila anda dengan sangat arogan, kasar dan
mementingkan ego diri sendiri, sudah pasti anda akan dihindari oleh
orang lain.
Kerendahan hati untuk melayani orang lain, dan ketulusan untuk
memberikan manfaat atau nilai tambah kepada orang lain adalah kunci
penting yang bisa menarik orang lain membelanjakan uangnya untuk membeli
hasil karya anda. Anda bisa saja merubah penampilan agar kelihatan
menarik secara fisik –agar lebih tampan atau cantik – namun ketulusan
itu keluar dari hati kecil anda dan tidak bisa anda modifikasi bila pada
dasarnya memang kurang baik, dia akan terpancar keluar sebagai refleksi
pikiran dan hati anda. Keenam, Integritas. Bila anda telah
memutuskan untuk memilih bidang kompetensi tententu sebagai pekerjaana
anda, misalkan anda memilih untuk menjadi seorang mekanik, anda harus
berintegritas pada pekerjaan itu. Demikian pula bila anda sudah berpikir
untuk meberikan nilai tambah kepada orang lain melalui keahlian anda,
anda juga harus berintegritas kepadanya. Integritas maksudnya adalah
apa yang anda pikirkan selaras dengan apa yang anda ucapkan, anda
rasakan dan anda lalukan; dengan kata lain anda harus setia kepada
tujuan atau sasaran itu. Umumnya integritas seseorang itu luntur
karena tergiur oleh uang, dan melupakan tujuan semula. Dan ingatlah
bahwa tanpa integritas, anda akan mudah terbawa oleh kenikmatan sesaat
yang menjauhkan diri anda dengan sasaran utama anda, dan ujung-ujungnya,
anda akan masuk lagi ke pemikiran bagaimana mengejar uang daripada uang
mengejar anda.
Ketujuh, mengamati diri sendiri. Untuk mencapai sasaran yang telah
anda tetapkan, anda harus sering melakukan evaluasi diri, karena dengan
melakukan evaluasi diri, anda akan mengetahui seberapa jauh perkembangan
yang telah anda capai. Bandingkan pencapaian diri anda saat ini dengan
seminggu yang lalu, sebulan yang lalu, atau setahun yang lalu. Bila anda
tidak mengalami pertumbuhan, anda patut mencemaskannya. Agar pikiran
anda tidak kacau, sebaiknya jangan membandingkan diri anda dengan orang
lain, karena anda dengan mereka mempunyai sasaran yang berbeda, jadi
tidak pantas untuk menjadi perbandingan.
Pembaca yang budiman, anda memilki kebebasan untuk berpikir. Anda
mempunyai hak untuk menentukan pilihan anda sendiri, apakah anda akan
berpikir uang mengejar anda atau anda berpikir harus mengejar uang.
Setiap pemikiran tentunya membawa konsekuensinya masing-masing, sebab
setiap pemikiran yang kita tanamkan ke dalam pikiran kita akan
menghasilkan output yang serupa dengannya. Kedua pemikiran ini tidak
ada yang namanya benar atau salah, itu hanyalah soal pilihan. Dan setiap
pilihan yang anda buat tentunya sudah anda pertimbangkan masak-masak
konsekuensinya, bukan ? Saya menginginkan hidup yang lebih memuaskan
dan mengairahkan, dan oleh karena itu saya memilih untuk berpikir
bagaimana uang mengejar saya.
Bagaimana dengan anda, it’s up to you. Salam Bahagia dan Sejahtera.
Beberapa orang menganggap bahwa menjadi orang kaya itu tidak
enak. Bagi mereka orang kaya itu tidak bahagia, keluarganya tidak
harmonis, sakit-sakitan, bahkan erat kaitannya dengan korupsi. Setiap
orang bebas untuk memilih pendapatnya. Namun bagi saya, menjadi orang
kaya itu enak. Orang kaya itu penuh dengan kebahagiaan, bisa makan enak,
bisa berlibur dengan nyaman, ketika sakit tidak perlu khawatir mengenai
biaya pengobatan, bahkan bisa membantu orang lain. Sobat, semua itu
bermula dari pikiran kita. Ketika kita berpikir bahwa menjadi orang kaya
itu tidak enak, maka kita akan menemukan ribuan alasan yang menunjukkan
bahwa menjadi orang kaya itu tidak enak. Namun sebaliknya, bila kita
berpikiran bahwa menjadi orang kaya itu enak, maka fakta-fakta yang
menunjukkan bahwa menjadi orang kaya itu enak pun akan berdatangan.
Menurut Tung Desem Waringin, orang miskin menggunakan pola pikir
“atau,” yaitu antara “yang tidak enak” atau “yang lebih tidak enak,”
misalnya: “lebih baik miskin daripada sakit-sakitan” “lebih baik miskin
daripada keluarga berantakan” “lebih baik miskin daripada menjadi
koruptor” Bagaimana dengan orang kaya? Orang kaya memilih pola pikir
“dan,” yakni “yang enak” dan “yang lebih enak,” contohnya: “kaya dan
sehat” “kaya dan keluarga harmonis” “kaya dan bahagia” Sobat sukses,
orang miskin mencari kenyamanan. Ia akan berusaha ala kadarnya untuk
meraih kekayaan. Namun ketika usaha yang ala kadarnya itu tidak
membuahkan hasil, ia akan mencari rasa nyaman dengan membela dirinya
melalui pilihan-pilihan tersebut.
Namun orang kaya memiliki semangat yang tak ada habisnya untuk
mencapai keadaan yang lebih baik setiap harinya. Bagi orang kaya esok
harus lebih baik dari hari ini. Ingatlah selalu bahwa semua itu adalah
pilihan. Bila kita memilih menjadi orang miskin, maka kita akan
menemukan faktar bahwa menjadi orang miskin itu enak. Namun bila kita
memilih menjadi orang kaya, maka kita akan menemukan fakta bahwa menjadi
orang kaya itu jauh lebih enak daripada menjadi orang miskin.
Dan lebih dari itu, bila kita memutuskan untuk menjadi orang kaya,
Tuhan akan menunjukkan dan membimbing kita untuk mencapai kekayaan
tersebut.
Menurut Tung Desem Waringin, yang membedakan orang kaya dengan orang
miskin adalah pola pikirnya. Di dalam bukunya yang berjudul Financial
Revolution in Action, beliau menjabarkan perbedaan pola pikir antara
orang kaya dan orang miskin, yaitu:
1. Orang kaya membuat nilai tambah, orang miskin tidak membuat atau membuat sedikit nilai tambah
Nilai tambah berarti kelebihan yang Anda miliki yang bisa dirasakan dan
diperlukan atau bermanfaat bagi konsumen Anda dan orang lain, serta
tidak dimiliki oleh pesaing Anda. Menurut Tung Desem Waringin, nilai
tambah yang paling penting dalam hidup ini adalah track record atau
catatan prestasi Anda.
2. Orang kaya mempunyai faktor kali, orang miskin tidak mempunyai faktor kali
Setiap orang, baik kaya maupun miskin dianugrahi waktu 24 jam dalam
sehari. Orang biasa bekerja delapan jam sehari. Sedangkan orang kaya
membuat orang lain bekerja baginya. Sehingga jika ia memiliki 10 orang
pegawai, ini berarti ia bekerja 80 jam dalam sehari.
3. Orang kaya memastikan orang lain win baru ia win, orang miskin win-lose, lose-win atau win dulu baru orang lain win
Pada dasarnya setiap orang egois. Sehingga jika Anda ingin menang dulu,
lalu orang lain menang belakangan, maka orang lain tidak akan memberikan
apa yang Anda inginkan. Namun apabila Anda membuat orang lain menang,
lalu Anda menang belakangan, akan lebih mudah bagi Anda untuk memperoleh
apa yang Anda inginkan dari orang lain tersebut.
4. Orang kaya penuh daya upaya, orang miskin penuh alasan yang membatasi
Setiap orang tentu memiliki persoalan tersendiri dalam hidupnya. Orang
miskin menganggap persoalan itu sebagai suatu penghambat yang merintangi
perjalanannya untuk mencapai kesuksesan. Sehingga ia dengan mudah
menyerah pada persoalan yang dihadapinya. Namun orang kaya menganggap
persoalan itu sebagai tantangan yang harus dihadapi dan akan melatihnya
agar mampu mengatasi persoalan yang lebih sulit.
5. Orang kaya bertanggungjawab terhadap hidupnya, orang miskin menyalahkan situasi, lingkungan, orang lain dan nasib
Orang miskin malas untuk menyelesaikan persoalannya. Sehingga ia
menyalahkan situasi, lingkungan, orang lain dan nasib. Padahal semuanya
itu bukanlah persoalan yang sebenarnya. Persoalan yang sebenarnya ada di
dalam dirinya sendiri. Sebaliknya, orang kaya mampu ‘mengurus’ dirinya
sendiri. Mereka yakin bahwa hanya Tuhan dan diri mereka sendiri yang
menentukan kesuksesan mereka.
6. Orang kaya bermain dengan uang untuk menang, orang miskin bermain dengan uang untuk tidak kalah
Didalam berbisnis selalu ada resiko untuk gagal. Orang kaya berani
mengambil resiko dengan mengeluarkan lebih banyak uang asalkan uang yang
akan diperoleh lebih banyak dibanding uang yang dikeluarkan. Namun
orang miskin malah sibuk untuk menghemat uang, sehingga mereka tidak
dapat memperbesar pemasukan. Ingatlah bahwa jika Anda bermain untuk
tidak kalah, selalu ada peluang untuk kalah dan tidak ada peluang untuk
menang. Namun sebaliknya, jika Anda bermain untuk menang, pasti ada
peluang untuk kalah, namun Anda masih memiliki peluang untuk menang.
7. Orang kaya berkomitmen untuk menjadi kaya, orang miskin ingin menjadi kaya
Menurut Tung Desem Waringin, komitmen adalah suka duka dijalani. Orang
kaya berkomitmen untuk menjadi kaya, suka maupun duka dijalani untuk
mencapai kekayaan yang mereka dambakan. Namun orang miskin hanya sebatas
ingin, suka dijalani, namun ketika tiba giliran dukanya, mereka
menyerah. Sobat, ingatlah selalu bahwa orang sukses bukanlah orang yang
tidak pernah gagal. Namun mereka kebal terhadap kegagalan. Kegagalan
demi kegagalan telah mereka alami. Namun mereka akan terus mencoba
hingga berhasil.
8. Orang kaya berpikir besar, orang miskin berpikir kecil
Ketika orang miskin memiliki impian, namun mereka sadar bahwa kondisi
keuangan mereka tidak memungkinkan untuk mewujudkan impian tersebut,
maka orang miskin akan menurunkan impian mereka. Misalnya mereka ingin
membeli motor. Namun mereka tidak memiliki uang uang yang cukup, maka
mereka akan membeli sepeda. Namun sebaliknya, orang kaya akan
meningkatkan pendapatan mereka, sehingga mereka mampu mewujudkan impian
mereka.
9. Orang kaya fokus pada kesempatan, orang miskin fokus pada hambatan
Hidup selalu adil, setiap orang senantiasa ditawari kesempatan yang
sama. Orang kaya fokus pada kesempatan. Meskipun ada hambatan di balik
kesempatan tersebut, orang kaya memilih untuk memusatkan perhatian
kepada keindahan di balik kesempatan itu. Namun sebaliknya, orang miskin
fokus pada hambatan dan tidak melihat keindahan di balik hambatan
tersebut. Sehingga mereka gampang menyerah. 10. Orang kaya mengagumi orang kaya dan sukses lainnya, orang miskin iri pada orang kaya dan sukses
Orang kaya bergaul dengan orang-orang sukses. Karena melalui bergaul
dengan orang-orang sukses, kita akan ditulari pola pikir orang sukses.
Mata kita juga akan lebih terbuka terhadap setiap peluang yang ada dan
akan lebih mudah bila kita bekerjasama dengan orang-orang sukses untuk
mewujudkan peluang tersebut. Sebaliknya orang miskin bergaul dengan
orang- orang yang negatif, orang-orang yang malah akan menghambat mereka
untuk maju.
11. Orang kaya bergaul dengan orang positif dan sukses, orang miskin bergaul dengan orang negatif dan tidak sukses
Tulislah di secarik kertas lima orang yang paling sering berinteraksi
dengan Anda. Lalu tuliskan pula penghasilan mereka. Maka Anda akan
menemukan bahwa rata-rata penghasilan dari kelima orang tersebut sama
dengan penghasilan Anda. Jika Anda ingin sukses, maka bergaullah dengan
orang-orang sukses, karena Anda akan tertular pola pikir, tutur kata dan
sikap mereka.
12. Orang kaya bersedia untuk mempromosikan diri mereka dan
nilai-nilai mereka, orang miskin berpikir negatif tentang penjualan dan
promosi
Percaya atau tidak, mayoritas orang-orang kaya di dunia adalah penjual
yang handal. Contohnya adalah Bill Gates. Ia adalah seorang penjual
software yang handal. Hanya saja ia mampu menciptakan daya ungkit untuk
melipatgandakan penghasilannya. Ketimbang menjual dari rumah ke rumah,
ia memilih untuk bekerjasama dengan perusahaan laptop. Sehingga setiap
kali perusahaan laptop menjual sebuah laptop, maka pada saat yang sama
perusahaan tersebut telah menjual microsoft windows- nya Bill Gates.
13. Orang kaya lebih besar daripada masalah mereka, orang miskin lebih kecil dari masalah mereka
Anda adalah seorang yang luar biasa. Anda memiliki begitu banyak peran.
Di kantor Anda adalah seorang pegawai. Di rumah, Anda adalah seorang
ayah/ibu dan suami/istri. Bisa jadi Anda juga memiliki peran di satu
atau beberapa organisasi kemasyarakatan. Bayangkan betapa luar biasanya
Anda. Mengutip istilah komputer, Anda adalah seorang yang multi tasking.
Hanya komputer generasi tercanggih yang mampu beroperasi dengan multi
tasking. Anda adalah ciptaan Tuhan yang paling canggih. Jadi tidak ada
masalah yang tidak mampu Anda hadapi. Karena Sang Pencipta telah
mempersiapkan Anda dengan segala kecanggihan untuk menghadapi setiap
masalah di hidup ini.
14. Orang kaya adalah penerima yang luar biasa, orang miskin adalah penerima yang buruk
Orang kaya memiliki keyakinan bahwa mereka pantas untuk menerima
kekayaan. Karena semakin banyak kekayaan yang mereka peroleh, semakin
banyak orang yang bisa mereka bantu. Namun sebaliknya orang miskin
merasa diri mereka tidak pantas untuk menerima kekayaan. Bagi mereka
bisa makan dan tidur sudah cukup Bagaimana Anda bisa kaya kalau Anda
tidak mengundang uang untuk masuk ke dompet Anda? Ingatlah bahwa Anda
bukan robot yang malam dicharge, lalu siang bekerja keras. Keinginan
akan harta kekayaan adalah sesuatu yang wajar. Yang tidak wajar adalah
bila keinginan tersebut diwujudkan melalui cara-cara yang tidak terpuji.
15. Orang kaya memilih dibayar berdasarkan hasil, orang miskin memilih dibayar berdasarkan waktu
Setiap orang, kaya maupun miskin memiliki waktu 24 jam dalam sehari.
Orang miskin memilih dibayar berdasarkan waktu kerja mereka . Sebenarnya
dengan cara seperti ini orang miskin telah menentukan batas penghasilan
mereka. Karena tidak mungkin seseorang bekerja lebih dari 24 jam dalam
sehari. Hal ini bertolak belakang dengan orang kaya. Orang kaya memilih
dibayar merdasarkan hasil. Karena dengan waktu kerja yang sama, mereka
dapat meningkatkan hasil dengan cara meningkatkan upaya. 16. Orang kaya berpikir dua-duanya, orang miskin berpikir salah satu
Seperti yang telah disebutkan sebelumnya dalam artikel Antara yang Enak
dan yang Lebih Enak, orang kaya memilih kedua- duanya, antara yang enak
dengan yang lebih enak. Sedangkan orang miskin memilih salah satu, lebih
baik yang tidak enak daripada yang lebih tidak enak.
17. Orang kaya fokus pada wealth style mereka, orang miskin fokus pada life style mereka
Orang miskin memboroskan uang mereka untuk membeli rumah mewah, mobil
mewah, dan busana yang glamor semata-mata hanya agar mereka terlihat
seperti orang kaya. Bahkan yang lebih parah lagi mereka membeli semua
liabilitas itu dengan utang, seperti KPR dan kartu kredit. Hal ini
bertolak belakang dengan orang kaya yang fokus pada membangun passive
income dan massive income mereka. Mereka menghemat uang untuk membeli
aset-aset yang nantinya akan memberi makan mereka.
18. Orang kaya mengatur uang mereka dengan baik, orang miskin tidak mengatur uang mereka dengan baik
Orang kaya mengelola uang yang masuk dan keluar ke dan dari kantong
mereka dengan sangat baik. Mereka memilih untuk membayar masa depan
mereka sendiri sebelum membayar orang lain. Setiap kali mendapat uang,
mereka akan langsung menyisihkan sebagian untuk ditabung, lalu sisanya
digunakan untuk keperluan sehari-hari. Sedangkan orang miskin langsung
menggunakan penghasilan mereka untuk keperluan sehari-hari, kalau ada
sisa baru ditabung.
19. Orang kaya membuat uang bekerja keras untuk mereka, orang miskin membuat diri mereka bekerja keras untuk uang
Orang kaya menginvestasikan uang mereka ke investasi yang aman dan
hasilnya diinvestasikan kembali. Sedangkan orang miskin menggunakan uang
mereka untuk keperluan-keperluan yang bersifat konsumtif.
20. Orang kaya bertindak melawan ketakutan mereka, orang miskin membiarkan ketakutan menghentikan mereka
Orang kaya mampu meminimalisir dan bahkan menghilangkan ketakutan
mereka. Mereka menghadapkan ketakutan dengan ketakutan yang lebih besar.
Contohnya mereka lebih takut mengemis di jalan daripada harus melakukan
presentasi di depan klien. Dengan demikian mereka langsung bertindak
ketika kesempatan datang. Sedangkan orang miskin membiarkan ketakutan
menghentikan mereka ketika kesempatan datang.
21. Orang kaya terus menerus belajar dan bertumbuh, orang miskin berpikir mereka sudah tahu
Orang kaya senantiasa belajar dan langsung mempraktekkan apa yang mereka
pelajari. Sedangkan orang miskin berpikir bahwa mereka sudah tahu dan
merasa tidak penting untuk melakukan sesuatu yang telah mereka ketahui.
22.Mampu Menunda Kesenangan dan Tidak Ingin Segera Menikmati Hasil
Kebanyakan orang karena sering mendengarkan ceramah agama mereka
cenderung mengira mati muda.Sehingga waktu mudanya foya-foya terus.Tapi
yg terjadi dia tidak mati-mati dan setelah mencapai umur 40 atau 60
tahun mendadak kehidupanya menjadi susah dan berharap agar cepat
mati.Dan menjelang mati dia merasa tidak pernah hidup karena tidak
ninggalin apapun.Berdasarkan penelitian orang yg mampu menunda
kesenangan hidupnya akan lebih baik dari pada yg tidak mampu.
By Laruno Admin
PENAWARAN Hari Ini !!
Ratusan eBook Indonesia dan Kumpulan Software Langka
BORONG SEMUA hanya dengan Rp.1.000,-/Produk
+++ PLUS …
KOMISI hingga 50%
Untuk setiap Penjualan Ulang ,yang anda lakukan melalui Program Reseller kami, klik disini..
+++ PLUS ... KOMISI
hingga 50%
Untuk setiap Penjualan
Ulang
,yang anda lakukan melalui Program
Reseller kami, klik
disini
Sebagian Besar Produk
Berlisensi "Right
Seller "
Artinya : "Anda Boleh Menjual Ulang
Dengan Hasil Penjualan
100% Menjadi Milik anda"
Hallo
Para Netter Sekalian... Apa
yang biasa anda gunakan dengan uang senilaiRp.1000,-...
Apakah
untuk membeli pulsa ?
Membeli
rokok atau sedikit Refresing mungkin..??
Ikut Investasi, arisan berantai,
Hyip dsb ??
Untuk
jajanan ringan ?
atau
Bahkan terpakai begitu saja tanpa terasa
oleh anda ......?
Bagaimana jika dengan Harga yang sama kami
tawarkan Produk-produk
dibawah ini untuk anda :klik disini..
Cara Cepat Kaya Raya Sejahtera dengan benar & halal..
Berikut ini Kuliah WA dari pak Iwan Novarian:
Ada
anak ndeso lulusan SMP bernama Darmanto, yang kini jadi national
internet expert dan berkantor dari rumahnya di desa Kranggil, Pemalang.
Yang kedua, Afidz, lulusan SMP yang jadi juragan soto Lamongan dan
bertekad segera mengumrohkan orang tuanya ke tanah suci.
Di sisi
lain, kita acap melihat anak muda lulusan S1 bahkan S2 yang masih
menganggur. Atau juga sudah bekerja namun dengan penghasilan pas-pasan.
Bulan masih tanggal 9, gaji sudah habis. Pening deh kepala.
Pertanyaannya
: kenapa bisa begitu? Kenapa anak lulusan SMP bisa lebih makmur
dibanding lulusan S2? Sajian pagi ini akan menelisiknya dengan gurih dan
merenyahkan.
Memang tak jarang kita melihat pemandangan
yang paradoksal seperti itu : saat orang-orang yang hanya lulusan SMP
bisa begitu sukses, sementara ribuan sarjana S1 dan bahkan S2
mengeluhkan tentang penghasilannya yang katanya tidak mencukupi. Ketika
saudaranya yang masih dalam lingkup satu institusi dinaikkan sementara
saudara lainnya tidak naik. Gelombang protes muncul dimana-mana. Muncul
istilah-istilah yang terkadang membuat kening ini berkerenyut. Anak
Tiri, Bawang Merah – Bawang Putih atau istilah lainnya yang membuat kita
tersenyum sendiri.
Setidaknya ada tiga elemen kunci yang
barangkali bisa menjelaskan ironi getir semacam itu. Yaitu : The Power
of Kepepet , The Darkness of Gengsi dan The Magic of Street Smart.
Faktor # 1 : The Power of Kepepet.
Mungkin
orang-orang lulusan SMP itu bisa sangat sukses karena faktor kepepet.
Justru karena kepepet, mereka sukses. Justru karena kepepet, mereka
dipaksa melakukan something yang membuat mereka bisa melenting.
Sederhana
saja, ijasah mereka hanyalah lulusan SMP. Dengan ijasah SMP, perkerjaan
bagus apa yang bisa diharapkan? Tak ada pilihan lain : jika mereka
ingin mengubah nasib lebih makmur, pilihannya adalah melakukannya dengan
jalan merintis usaha sendiri.
Mereka dipepet oleh keadaan : mau hidup miskin selamanya (karena sulit dapat kerja dengan hanya
mengandalkan ijasah SMP) atau nekad membangun usaha sendiri yang berpotensi sukses besar.
Orang
dengan ijasah S1 dan S2 mungkin tidak punya faktor kepepet seperti itu :
ah, santai saja toh nanti saya pasti dapat pekerjaan. Dan begitu sudah
dapat pekerjaan (meski dengan gaji seadanya), tetap tidak ada “faktor
yang me-mepet” dirinya : ah meski gaji segini kan saya bisa tetap hidup
oke.
Pelan-pelan, perasaan semacam itu membuatnya masuk
ZONA NYAMAN (COMFORT ZONE). Dan persis disitu, faktor kepepet menjadi
mati. Itulah sebabnya tidak banyak PNS yang berani Resign untuk
mengambil keputusan besar meraih kesuksesan YANG LEBIH BESAR. Karena
COMFORT ZONE telah merasuk kedalam jiwa dan sanubarinya yang paling
dalam. Jadi PNS saja sudah alhamdulillah. Gak usah neko-neko. Nggolek
dunyo gak ono entek e. Nek metu juga durung karuan. Nek gak nduwe duit
yo nyilih koperasi sih entuk. Bank-Bank juga gelem karo SK PNS kok. He
he he he... Hidup itu pilihan. Itulah bahasa penolakan yang sering kita
dengar.
Padahal seperti yang kita lihat, faktor kepepet
justru yang bisa memaksa orang – bahkan lulusan SMP sekalipun –untuk
melakukan something extraordinary. Kepepet karena tidak banyak pilihan
mungkin bukan kutukan. Ia justru berkah terselubung yang bisa membuat
orang menapak jalan kesuksesan.
Faktor # 2 : The Darkness of Gengsi.
Orang-orang
lulusan SMP mungkin tidak lagi punya gengsi. Lhah cuman lulusan SMP,
apa lagi yang mau dipamerkan. Namun justru karena itu mereka tidak
merasa rikuh untuk memulai usaha dari bawah sebawah-bawahnya : mulai
dari pemulung misalnya, sebelum pelan-pelan merangkak menjadi juragan
barang bekas.
Dan kisah orang sukses lulusan SMP banyak
bermula dari jalur marginal seperti itu : mulai dari jualan gerobak
bakso keliling di jalanan yang berdebu hingga punya 70 cabang. Mulai
dari kuli keceh sablon hingga punya pabrik kaos sendiri.
Lulusan
S2 dan S2 mungkin tidak punya keberanian seperti itu. Lhah saya kan
lulusan S2, masak suruh dorong gerobak soto lamongan. Lhah, masak saya
harus keliling kepasar-pasar jualan kaos, kan saya sudah sekolah S1
susah-susah,bayarnya mahal lagi. Apa kata dunia?? (Dunia ndasmu le).
Dan
persis mentalitas gengsi seperti itu yang barangkali membuat banyak
lulusan S1 dan S2 menjadi yah, gitu-gitu deh nasib hidupnya.
Orang
lulusan SMP tidak punya mentalitas gengsi seperti itu. Mereka mau
berkeringat di jalanan yang panas dan berdebu, demi merintis impiannya
menjadi juragan yang makmur dan kaya.
Orang-orang
lulusan SMP yang tak punya kemewahan berupa ijasah perguruan tinggi
itu, mungkin dipaksa belajar dari kerasnya kehidupan di jalanan. Dari
kerja keras mereka di jalanan yang panas dan berdebu dan penuh lika
liku. Dan dari kerja keras di jalanan yang berdebu itu mungkin anak
lulusan SMP tadi justru bisa mengenal “ilmu street smart” – KECERDASAN
JALANAN yang tak akan pernah bisa diperoleh oleh para lulusan S1 dan
bahkan S2 dari ruang kuliah yang acap “berjarak dengan realitas”.
Street
smart yang mereka dapatkan dari jalanan itu pelanpelan kemudian bisa
membuat mereka benar-benar lebih cerdas dibanding lulusan S1 dan bahkan
S1; meski Cuma lulusan SMP.
Anak lulusan SMP yang
langsung berjualan gerobak soto Lamongan mungkin bisa lebih cerdas
tentang “ilmu pemasaran dan manajemen pelayanan pelanggan” dibanding
anak-anak lulusan S1 yang sok belajar teori tentang customer service
atau branding strategy (sic!).
Street smart barangkali yang ikut menjelmakan orangorang lulusan SMP untuk merajut jalan hidup sukses yang penuh kemakmuran.
Demikianlah,
tiga elemen kunci yang boleh jadi merupakan pemicu kenapa lulusan SMP
bisa lebih sukses dibanding lulusan S1 dan S2 :
The Power of kepepet, The Darkness of gengsi dan The Magic of street smart
Redefine your future life. Renovate your future destiny.
Selamat Beraktivitas. Semoga Segala Aktivitas kita hari ini bernilai ibadah disisi Nya. Amiiiin.
#penulis: dwiprahoroirianto. . . .
Travel Bisnis terdasyat 2016 modal sekali hanya 50 ribu untung berlipat..
200% lebih,
BISNIS TIKET PESAWAT & TIKET KERETA API, TOUR TRAVEL - ISTANA TOUR AIRLINE SYSTEM
Seorang bernama Mike Litman, pernah meneliti
bagaimana cara menjadi kaya dengan melakukan wawancara kepada 20
milyuner yang kaya karena usaha sendiri (bukan karena warisan). Setelah
Mike melakukan wawancara, beliau menemukan, ada beberapa rahasia yang
membuat mereka kaya raya sementara orang lain sibuk berjuang. Ternyata
sangat sederhana. Berikut adalah 5 alasan sederhanakenapa kebanyakan orang tidak akan pernah kaya:
ALASAN NO.1 – Menunggu untuk mulai
Kebanyakan orang tidak ingin menunggu untuk sukses. Namun, pada saat
yang sama, mereka menunggu terlalu lama untuk memulai di jalan
kesuksesan. Semakin lama anda menunggu untuk memulai, semakin lama anda
akan mendapatkan hasil, kesuksesan dan gaya hidup yang anda inginkan. Banyak orang menunggu segala sesuatu menjadi sempurna terlebih dahulu sebelum mereka memulai.
Oleh karena itu, mereka tidak pernah memulai dan tidak pernah mencapai
sesuatu yang berarti. Maka, mulailah SEKARANG JUGA dan persiapkan dirimu
untuk menggapainya!
Jika
anda sudah yakin, maka segeralah untuk action. Semakin cepat anda
action, maka semakin cepat pulan anda mendapatkan pasif income.
jika ingin tahu lebih tentang Komunitas Ingon, silahkan menuju website utama melaui link ini : Komunitas Ingon
ALASAN NO.2 – Buta huruf secara finansial
Hal penting dalam kekayaan adalah mengerti perbedaan dari aset dan hutang. Aset adalah mendatangkan uang ke kantong anda. Hutang mengeluarkan uang dari kantong anda.
Banyak orang mengira bahwa rumah mereka, mobil mereka dan kepemilikan
yang lain adalah aset. Tetapi, sebenarnya semua itu membuat uang keluar
dari kantong anda, menyebabkan uang keluar untuk pembiayaan dan tidak
membuat anda menghasilkan uang. Itu adalah merupakan beban (hutang).
Semuanya itu mengambil uang anda keluar! Ketika anda mempunyai lebih
banyak uang yang datang dari aset yang sesungguhnya daripada yang anda
keluarkan untuk membayar beban, anda akan menjadi bebas secara
finansial. Ada 1 cara untuk melakukannya. Yang membawa kita ke hal
ketiga…
ALASAN NO.3 – Fokus pada aktif income daripada pasif income
Salah satu dari milyuner yang diwawancarai menyampaikan secara sederhana, “Jika anda tidak menghasilkan uang ketika anda tidur, maka anda tidak akan kaya”.
Aktif income sangat penting, biasanya itu yang membuat kita aman secara
finansial namun jika ingin ‘kaya’ maka kita juga harus punya pasif
income. Pasif income adalah uang yang kita hasilkan dengan sedikit waktu
dari kita maupun tanpa kita sama sekali, namun uang tetap mengalir. Setelah punya pasif income, tingkatkan menjadi massive pasif income!
ALASAN NO.4 – Tidak mengerti atau tidak menggunakan sistem untuk menghasilkan uang
Sebuah SYSTEM yang menghasilkan uang adalah sesuatu yang mengijinkan anda untuk mendapatkan uang tanpa usaha anda sendiri.
Dengan kata lain, Itu adalah cara yang otomatis untuk menghasilkan
uang. Semua Aset yang sejati adalah hanya sebuah “sistem” dengan
sendirinya. Sekali anda menciptakan atau berinvestasi pada sebuah sistem
yang sederhana untuk menghasilkan uang, maka tidak ada batasan pada
seberapa banyak uang yang bisa anda hasilkan. Menjadi seorang ahli dan
sistem uang dapat membawa kekayaan lebih dari yang anda impikan.
Sediakan minimal 20% dari waktu kita untuk belajar mengenai ‘uang’.
S3 adalah program saling Bantu Membantu wadah komunitas gotong royong. Setara dgn MMM PHP dengan system .. BINARY?!! ... Yang memberikan manfaat financial fassive (tanpa recrut ) Dan aktif manfaat finacial bonus pengembangan struktural wouuuuw !!!!!!.- Tidak ada transfer uang ke perusahaan Hanya transfer antar member
Bagi Yang Mau Lock Posisi sms kirimkan
data Anda:
Nama Lengkap :
User Name:
No Hp Aktif:
Alamat Email:
Kota Propinsi:
Alamat:
Jangan Sampai Ketinggalan.....
* Silahkan Kirimkan Data Anda Ke :
Nama sponsor : Natan Sumiyarto HP: 08156596583, 081902252728
email: gemilangorbit@gmail.com
ALASAN NO.5 – Tidak Cukup GIGIH atau SABAR
Untuk menyelesaikan sebuah pertandingan anda harus meninggalkan garis start dan mengikuti garis menuju ke batas Finish. Kebanyakan orang, menciptakan kegagalan mereka sendiri dengan apakah tidak pernah memulai atau tidak bertahan, atau keduanya.
Anda HARUS tidak hanya memulai, namun juga bertahan terus. Hal ini
kelihatannya jelas, tetapi adalah penyebab terbesar dari kegagalan.
Hanya dengan bergabung dalam sebagian kecil orang yang mau melakukan
ke 5 hal diatas, maka anda akan mendapatkan kesempatan yang sangat besar
untuk sukses dan kaya. Kalau anda tidak lakukan hal diatas,
maka anda akan menjadi seperti kebanyakan orang yang tidak sukses.
Putuskan sekarang juga untuk tidak melakukan hal-hal yang sudah terbukti
salah tersebut dan mulai perjalanan menuju kesuksesan anda sekarang.
Tetap bertahan dan lihat perbedaan yang dilakukannya. Miliki mindset untuk hidup sukses dan buang jauh-jauh mindset yang membuat anda menjadi orang yg kerdil penuh iri hati terhadap kesuksesan orang lain.
Sesederhana gitu ga sih???
PELUANG DAHSYAT TAHUN 2014 SEBUAH SISTIM YANG DIRANCANG UNTUK BERTAHAN LAMA
DENGAN KONSEP BINARY NETWORK - LAUNCHING SERENTAK DI 3 NEGARA
(INDONESIA - MALAYSIA - THAILAND) TANGGAL 21 AGUSTUS 2014 selanjutnya : Kamboja, India, Hongkong, China, Singapore & Rusia
MegaWin adalah Komunitas Global Finansial dengan Marketing Plan Mega Dahsyat, yaitu sebuah sistim yang mengatur aktifitas MEMBERI BANTUAN UANG dan MEMINTA BANTUAN UANG yang dilakukan secara langsung antar rekening individu masing-masing tanpa perantara admin.
Yang berani menjadi LEADER dan TERDEPAN dalam Komunitas MEGAWIN yang baru saja LAUNCHING pada 21 Agustus 2014 ini.
Jangan Terlambat Bertindak! KUNCI POSISI ANDA SEKARANG JUGA, dengan tidak ragu-ragu menekan Tombol di bawah ini !!!
Selamat Datang Di lsm-nabungonline..
Kini kami hadir sebagai solusi tabungan anda.Nabung Tidak Harus
Dibank,Di Bank Uang Anda Pasti Akan Mendapat Potongan Tiap Bulannya.Beda
Dengan Disini Uang Anda Akan Bertambah Tiap Bulannya.Jadi Silahkan Anda
Tentukan Pilihan Anda Sekarang
Keuangan Di LSM-NABUNGONLINE Di Beckup dengan Bisnis Online Serta
Offline.Hal Ini Bisa Menjadi Bahan Pertimbangan Calon Investor Untuk
Mengetahui Seberapa Lama Bisnis Ini Akan Berjalan.Dan Kami Berharap LSM
NABUNG ONLINE Bisa Menjadi Sarana Kesuksesan Anda
lsm-nabungonline.com Didirikan Untuk Saling Menguntungkan Antara Satu
Dengan Yang Lainnya.Maka Niscaya Bisnis Serta Menabung Di Sini Lebih
Aman Dan Menguntungkan Dengan Profit Yang Stabil Serta Bisa
Dipertanggung Jawabkan.
KAMI BECKUP SEMUA DANA MEMBER DENGAN BISNIS REAL OFFLINE DAN ONLINE
Agar member merasa aman dan nyaman ,kami
membeckup semua dana dalam bisnis secara online maupun offline.Karena
tanpa membackup kami tentu merasa kesulitan dalam memutar dana
member.Disaming itu kami akan selalu terbuka dalam pengelolaan dana demi
terjaganya kepercayaan member,dan bisnis kita bersama ini bisa menjadi
sumber penghasilan sampingan anda
PENDAPATAN STABIL TIAP BULAN TANPA MENGURANGI TABUNGAN ANDA
Pendapatan disini cenderung stabil dan pasti,
ditambah sejumlah reward komisi dari para downline anda.Jadilah yang
pertama gabung bersama kami.Di LSM-NABUNGONLINE.COM semua dana akan aman
tanpa ada potongan layaknya anda menabung di Bank.Disini jumlah uang
anda akan bertambah sesuai paket investasi yang anda ikuti.Belum lagi
ditambah komisi komisi dari system kami.Tunggu apalagi segeralah
bergabung dengan kami sekarang juga!!